Tampilkan postingan dengan label 50% MERDEKA. Tampilkan semua postingan
berlomba mengantri di hari kemerdekaan 2014


Merdeka itu ? berjuang menanti antrian panjang untuk buy 1 get 1 hahaha..

Minggu pagi ini menjelang siang setelah melihat upacara di sebuah sekolah SMA 71 tepatnya, jadi terkenang masa sekolah dulu masih berpakaian putih abu-abu saat upacara bendera yang menjadi sesuatu tak menyenangkan buat saya karena harus masuk saat tanggal merah tapi mau apa lagi walau cuman sebentar tapi tanggal merah itu adalah hari libur hohoho. 

Di Timur Jakarta hari minggu ini serasa hari kemerdekaan tanpa sebuah seremonial perayaan perlombaan di kampung-kampung di jalanan dan di sebuah tanah lapang yang tersisa walau telah di kelilingi rumah-rumah penuh sesak. Hari kemerdekaan ke-69 tahun Revolusi Agustus ’45 serasa semakin tahun kehilangan spirit perayaannya walau dengan sederhana tapi membuat berbagi keceriaan bersama melihat perlombaan yang memecahkan gelak tawa.

Berkeliling di sekitaran timur Jakarta sepi sekali tanpa perlombaan yang biasanya di selengarakan oleh RT setempat. Mungkin lomba balap karung di gantikan narik sarung tertidur lelap menikmati hari libur yang singkat ini. Tapi masih ada di beberapa tempat yang masih terlihat merayakan dengan sisa-sisa semangat juang ’45, salut untuk mereka yang masih mau menghidupkan lagi perayaan 17 Agustus.

Di saat sore tiba terlihat iring-iringan karnaval walau tak seramai dari tahun kemarin tapi benar-benar semarak masih ada saja yang mau merelakan waktu dan tenaganya dan yang lainya Nampak tak peduli lagi yang penting merdeka itu buat gue sendiri hahaha hilang sudah kemerdekaan yang timbul ego sifat individualisme yap.. kemerdekaan cuman secara fisik tak terlihat kasat mata, tapi di dalam pikiran terjajah, maunya menindas di atas penindasan orang lain kalau ada kesempatan.

Di pusat perbelanjaan modern mall. Nampak semuanya berlomba-lomba mengantri karena ada yang special di hari kemerdekaan beli satu dapat satu. Berlomba-lomba memborong barang-barang aji mumpung besok-besok mungkin masih ada kesempatanya di tahun depan kalau di beri umur panjang.
Setelah semalam 16 Agustus di taman menteng acara KBBT #medika merdekakan diri kita. Dan akhirnya hari senin tiba-tiba teringat minggu 17 agustus 2014.

18 agustus 2014 edwanov
50% MERDEKA
50% Merdeka, Heri Latief

Salam setengah merdeka, ..hmm ini adalah kemerdekaan yang setengah-setengah belum sepenuhnya baru 50% saja merdeka. Buku 50% merdeka merupakan sebuah buku dari seorang eksil yang terbuang dan berkeliaran di luar negri menatap Indonesia dari luar memang lebih bijaksana karana posisinya bukan berpijak disini. Kerinduan tanah air sebuah kegelisahan yang sebagai bangsa dan Negara katanya sudah merdeka tetapi tidak sepenuhnya baru 50% saja.

Kerinduan tanah air sebagai tanah yang penuh dengan kenangan dan harapan, walau hidup di negri orang seperti tinggal menjadi anak jalanan yang tak punya papan yang seperti di tanah airnya yang kaya raya sumber daya alamnya, selalu ada sinar mentari dan elok di pandang tak akan terlupakan. Pemberontakan di jalan di payungi langit yang memerah lewat kata-kata yang begitu magis membawa sebuah perubahan yang membawa sebuah angin kesadaran akan hilangnya sebuah spirit kemederdekaan di tengah keresahan rakyat membawa sebuah kata-kata yang menghapus sebuah senja untuk perubahan sejatinya dalam sebuah kemerdekaan itu sendiri.

Buku 50% merdeka sebuah kumpulan puisi dari kata-kata yang membuat kegelisahan ketika masih banyak penindasan yang katanya sudah merdeka sejak 17 Agustus 1945 dari kolonialisme.
Rakyat resah langit merah
Muram senja di Jakarta
Tanda angin politik mana?
Sepengal puisi dari merdeka atau miskin yang harusnya bersatu untuk mengganyang sebuah keraguan, kita belum merdeka 100% bung!! Jaga dan kobarkan api semangat dan tak perlu silau dengan serbuan hasrat yang semakin deras harta dan tahta untuk berkompromi dengan penindasan, kita menjual sebagian kemerdekaan itu hasrat ingin memiliki harta dan tahta, kalau sejatinya kita ingin merdeka dan pada dasarnya merdeka dari segala macam keterpasungan itu sendiri.


Edwanov,
 Jakarta Febuari 2014



Labels

13 1965 50% MERDEKA AADC amnesia Amnesty International Kritik Dunia Arab dan Eropa amuk Apple Cheeks arca arus balik asal kata bacot banyak omong bapak bincang di darat terus lanjut via online bioskop bjork blog blog biasa boots bukan linier buku buku harian Anders Behring Breivik celoteh cerpen chat curhat dark energy dee design dibon dirgahayu ibu kota docmart Donna nobis pacem dwarapala edwanov einstein eksil elizabeth bathory-wanita terkejam sepanjang sejarah gadget gedebak-gedebuk teknologi gelap tak berteduh gerimis gestok google tempat bertanya grunge grunge antara kematian dan kehidupan Grunge yang serasa melow sedikit galau Hidup hanya sekali tapi ketut berkali-kali hoax humor Humor Fenomenologi Agama i miss u not orde baru istilah di label makanan jakarta jakarta motorcity Jalan Baru jangan lupa lautan jean paul sartre just a letter kata maut kebudayaan kentut lagi kerusuhan london kitab juru selamat komalovelife komazine komunitas baca-baca di taman kotak pandora kreatif krisis ekonomi eropa kutipan langit merah langkah hujan last mocca lirikan mata mu Lost Rainbow Maaf jalan buntu madre mari mati maritim megaria melarat menatap angit menteng bro merah Mingguan terbesar di Inggris News of the World tutup di tengah skandal penyadapan telepon yang diduga dilakukan tabloid tersebut. mirip misi terakhir atlantis model mungil modifikasi teori gravitasi-VSL mods mogok belanja Monday like or dislike move on dari jaman ORBA naik angkutan gratis nama Nama Orde Baru yang selalu baru nelson mandela nomad November Rain oktober opimum kata orde bau pada musim hujan partai nasgor patung penerbangan atlantis penipu penipuan penjarahan di London kerusuhan ping planet baru puisi puisi edwanov quote rabu malam rabu sehat rude boys sahur sains salemba saudara Scream in the morning secret admirer sedikit eror of my computer sepatu september siapa saya skindhead smile starla tafsir mimpi taman menteng teknologi Teknologi: Mendekatkan yang jauh. Menjauhkan yang dekat? telat sekolah teori dan praktek tertawa thr time tujuhbelasan udin vampir versi sosmed video warkop William Shakespeare